Fadhilah dan Pahala Haji atau Umroh

Fadhilah dan Pahala Haji atau Umroh

Di balik wajibnya ibadah haji atau umroh, Allah menjanjikan keutamaan dan ganjaran yang luar biasa bagi yang menjalankannya. Di antara hadits tentang fadhilah haji dan umrah sebagai berikut;

  • Haji dan umrah adalah sebaik-baik amal setelah iman kepada Allah dan Rasul-Nya dan jihad fi sabilillah.
  • Orang yang pergi haji berada dalam jaminan Allah SWT.
  • Bekal haji atau umrah setara dengan nafaqah jihad fi sabilillah
  • Berangkat haji atau umrah adalah safar menuju Allah. Orang yang menjalankan ibadah haji atau umrah adalah tamu istimewa (wafdullah wa dhuyufur-rahman). (H.R. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dari Ibnu Umar; As Shahihah Syekh Albani 1820; hadits ini hasan).
  • Perjalanan haji atau umrah itu adalah safar istijabah. Orang yang melaksanakannya jika berdoa, akan dikabulkan; jika memohon, akan dipenuhi oleh Allah Swt. (H.R. Imam An Nasa’i, At Tirmidzi, Ibnu Hibban; Shahih Targhib, 1109).
  • Beribadah haji atau umrah itu bisa membantu mengikis kefakiran (Shahih At Tirmidzi, 810; Shahih Ibnu Majah, 2887 dari Ibnu Mas’ud) dan memanjangkan umur (H.R. Al Baihaqi dalam As Syu’ab, Juz 9: 131).
  • Haji dan umrah itu adalah jihadnya perempuan dan orang-orang yang mempunyai uzur. Sementara itu, bagi laki-laki berfungsi sebagai kaffarah (pemutih dosa).
  • Allah SWT membanggakan para jamaah haji di hadapan para malaikat dan akan membebaskan mereka dari jilatan api neraka.
    قَالَتْ عَائِشَةُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنْ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمْ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ‘Aisyah berkata; Sesungguhnya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak ada satu hari pun yang di hari itu Allâh lebih banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka daripada hari ‘Arafah, sebab pada hari itu Dia turun kemudian membangga-banggakan mereka di depan para malaikat seraya berKalam: “Apa yang mereka inginkan?” [HR. Muslim 2402]
  • Tawaf di Ka’bah dan istilam di Hajar Aswad akan menjadi saksi pada hari Kiamat.
  • Hari wukuf di ‘Arafah adalah hari terbaik, tempat terbaik, dan waktu terbaik bagi terkabulnya doa.
    عَنْ عَمْرِو بْنِ شُعَيْبٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ وَخَيْرُ مَا قُلْتُ أَنَا وَالنَّبِيُّونَ مِنْ قَبْلِي لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌDari ‘Amru bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari ‘Arafah dan sebaik-baik apa yang aku dan para Nabi sebelumku katakan adalah: “LAA ILAAHA ILLALLAHU WAHDAHUU LAA SYARIIKALAHU LAHUL MULKU WALAHUL HAMDU WAHUWA ‘ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR (Tiada Ilah melainkan Allâh semata dan tiada sekutu bagi-Nya, milik-Nya lah segala kerajaan dan pujian dan Dialah Maha menguasai atas segala sesuatu).” [HR Tarmidzi 3509, hadits hasan.]
  • Seseorang yang wafat saat manasik, kelak akan dibangkitkan dengan pakaian ihramnya dalam keadaan bertalbiah.
  • Balasan haji dan umrah yang mabrur adalah ampunan dan surga. Dalam hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah r.a., Rasulullah SAW berwasiat sebagai berikut.”Rombongan haji dan umrah adalah tamu Allah. Jika dia berdoa, Allah akan mengabulkan. Jika meminta ampun, Allah akan mengampuni. Jika dia meminta rezeki, Allah akan memberikan.” (H.R. Ibnu Majah dan Ibnu Hibban dari Ibnu Umar; Shahihul Jami: 4171; As Shahihah Syekh Albani No. 1820).

Sumber : Buku Haji Gratis, “Semua bisa ke Baitullah” (M. Anwar Sani dan Yusuf Mansur)

Subhanalloh… Sungguh luar biasa pahala dan balasan bagi orang yang berangkat haji dan atau umroh. Balasan yang menjadikan seseorang akan termotivasi untuk meraihnya.

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *