Amazing Umroh dan Kekuatan Niat

Amazing Umroh dan Kekuatan Niat

Empat tahun sudah berlalu sejak amazing hajj 2014. Keinginan untuk kembali mengunjungi Baitulloh belum juga terwujud, hati semakin merindu, bayangan kota suci semakin menari-nari di pelupuk mata.

Suatu ketika salah seorang sahabat sholihah bercerita tentang program umroh super promo plus Turki yang diadakan oleh travel Syiar. Setelah mendengar ceritanya keinginan untuk kembali mengunjungi kota suci semakin membuncah.

Suatu sore yang cerah saat sang suami agak santai dengan perlahan dan hati-hati kuutarakan keinginan yang sudah beberapa hari terpendam. “Cin, nda ingin umroh. boleh?, sang suami terdiam sesaat pelan tapi pasti jawabannya menyejukan hati. “Boleh kita nabung dulu ya, In Syaa Allah bisa masih ada waktu delapan bulan lagi”. Saat itu tak ada uang tabungan sepeserpun di rekening.

Alhamdulillah, bahagia tiada tara, walaupun kutahu kondisinya sedang sulit ditengah himpitan hutang yang melilit ditambah usaha yang lagi menjerit tapi pantang baginya untuk menolak permintaan istri tercinta…. cie cie..

Saat kami sampaikan niat kami ke keluarga untuk umroh, komentar yang disampaikan menciutkan nyali “mau umroh uang dari mana bukannya usaha lagi susah, trus gimana hutangnya? masa umroh bisa bayar hutang ga bisa?” ahh.., hati semakin cemas akankah asa ini kan berwujud nyata?

Sungguh pertolongan Allah itu sangat dekat, saat kebingungan untuk membayar cicilan umroh dan hutang kepada saudara yang harus segera dibayar, Allah menurunkan rizkinya melalui cara yang tak terduga.

Pesan masuk lewat WA. “Bu rapelan tunggakan sertifikasi dan inpassing sudah cair silahkan dicek”. Alhamdulillah.., hati terus berdzikir dan berharap semoga info ini benar.

Keesokan harinya segera aku cek ke ATM dan SubhanAllah sudah cair yang nilainya lebih dari tiga puluh juta cukup untuk melunasi hutang ke salah satu saudara, “satu orang lunas”.

Hutang- hutang yang lain masih menumpuk. Hutang ini sebenarnya hutang karena investasi usaha. Saat usaha sedang maju pesat ada beberapa orang teman dan saudara yang menginvestasikan modalnya.

Usaha tak selamanya diatas, saat terjun bebas akhirnya modal yang diinvestasikan dianggap hutang dan In Syaa Allah pelan tapi pasti akan dibayar. Sudah disampaikan kepada mereka pembayaran menunggu aset laku terjual.

Untuk membayar hutang-hutang tersebut kami memiliki beberapa aset yang bisa dijual salah satunya tanah seluas 500 m dengan pasaran harga kisaran 1-1,5 jt per meter, lokasinya strategis dekat kawasan pabrik di kamurang Bekasi. Sudah ada yang mau beli tapi sampai sekarang belum jadi.

Masalah belum berhenti, sewa toko tempat usaha suami pun jatuh tempo pembayaran, cukup besar senilai biaya umroh dua orang. Saat yang bersamaan harus nyicil biaya umroh, nyicil bayar hutang dan membayar sewa toko.
Sang suami nyaris menyerah. Suatu hari berkata “Bun kita ga usah umroh ya buat sewa toko saja”. saya terdiam tak sanggup berkata-kata, dalam hati terus berdoa semoga Allah memberikan yang terbaik.

Suatu hari sepulang menjenguk orangtua suami di Bekasi yang rutin dikunjungi setiap dua pekan sekali untuk mengontrol kadar gulanya, menyampaikan bahwa kakaknya mau memberikan pinjaman untuk sewa toko nanti bayarnya kalau tanah yang 500 m terjual. Lagi-lagi pertolongan Allah datang disaat yang tepat dan uang umroh pun selamat tak jadi buat sewa toko.

Sejak berniat umroh usaha suami kembali menggeliat, toko mulai ramai kembali, kiriman barang keluar kota meningkat, pasien-pasien yang mau therapi fashdu, bekam, cek kesehatan, general chek-up, PTB, ToPu, ToKra semakin banyak berdatangan. Alhamdulillah cicilan umroh setiap bulan bisa disetorkan dan lunas tepat pada waktunya.

Disamping itu pun usaha kami mulai merambah pada bidang lain. Allah memberi jalan untuk berinvestasi Dinar dengan nilai yang cukup besar dan bagi hasil yang lumayan, cukup untuk membiayai SPP Fakultas kedokteran kelak kalau anak sulung kami kuliah disana.

Umroh membawa berkah, roda kehidupan kami berputar kembali. Allah kembali membuka pintu-pintu rezeki, In Syaa Allah biidznillah sepulang umroh semoga semua hutang itu bisa dilibas tuntas. Aamiin.

Sesungguhnya Allah itu Maha Kaya. Jika terus bersyukur dan bersabar, maka Allah akan menambah nikmatnya.
Labbaik Allahumma Labbaik… Kami datang memenuhi panggilan Mu Duhai Rabb yang jiwaku ada dalam genggaman Mu. Ya Nabi Salam ‘Alaika..

Menghitung hari Cinta bertasbih di kota suci bagian dua.. Cinta pada Ilahi Robbi, Cinta pada Sang Nabi, cinta pada Ayat-ayat suci, cinta pada belahan hati.

Man Jadda Wajada

Ummu Ayyasy (jamaah SYIAR 5 April 2018)
Bogor, Maret 2018

Share this post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *